Pagi ini pikiranku kacau balau, semua yang beban pikiran yang ada di otaku seolah keluar semua. Pikiran ini itu semua menjadi satu, berputar-putar di ruang logikaku. Mulai dari perkara bank yang macet kreditnya, masalah kesehatan ibu, masalah tingkahnya mbak Lili, masalah barang-barang di toko yang kosong, masalah dana belanja untuk toko yang tipis, masalah pamanku yang telah menghancurkan kehidupanku, masalah masa depanku yang belum pasti dan masih banyak lagi…
Duh Gusti… apa yang mesti aku lakukan? Semuanya sudah menjadi satu dan saling berkaitan dan sulit sekali di pilah-pilah. Ya Allah, hari ini aku sudah benar-benar ga kuat lagi dengan semua kenyataan ini. Aku juga ingin punya masa depan yang baik, aku juga ingin merancangnya mulai hari ini. Aku ga mau kesalahan orang tuaku dulu dalam merancang masa depan mereka itu terjadi juga padaku. Aku ga mau menyalahkan mereka, bagaimana pun apa yang telah mereka lakukan, itu juga demi aku. Tapi yang penting saat ini aku ingin memperbaiki masa depanku, agar kelak keturunanku ga ada yang yang merasakan kesusahan yang seperti yang sedang aku alami ini. Aku ingin mereka kelak hidupnya jauh lebih baik dariku saat ini, setidaknya mereka ga memiliki beban yang aku miliki saat ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar